Kenali 5 Penyebab Radang Paru-Paru dan Gejalanya


Paru-paru merupakan merupakan organ vital pada manusia yang berkaitan dengan sistem pernapasan atau respirasi dan sistem peredaran darah atau sirkulasi. Organ vital ini sangat penting dan wajib dijaga. Untuk mencegah terjadinya penyakit paru-paru, Anda perlu mengetahui penyebab radang paru-paru. Salah satu faktor infeksi yang sering terjadi yaitu akibat mikroorganisme seperti virus, jamur, bakteri, parasit, maupun zat kimia yang masuk ke dalam tubuh dan mengganggu proses pernapasan.

Bukan hanya itu, terkadang gaya hidup yang sehat dan lingkungan yang buruk juga menjadi faktor penyebab gangguan pada fungsi paru-paru. Jika Anda mengalami sakit pada paru-paru, Anda bisa berkonsultasi ke Mayapada Hospital Jakarta Selatan, untuk mengetahui kondisi Anda lebih lanjut.

5 Penyebab Radang Paru-paru

Radang paru-paru bisa terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Adapun berikut ini merupakan 5 penyebab radang paru-paru yang harus dikenali, di antaranya yaitu:

1. Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

Pada umumnya, minuman beralkohol memang tidak baik bagi kesehatan tubuh karena bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya yaitu gangguan pada paru-paru. Pasalnya alkohol memiliki kandungan yang dapat merusak paru-paru, terlebih jika dikonsumsi secara terus-menerus dalam jumlah yang banyak.

2. Asap Rokok

Sama halnya seperti alkohol, rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh dan dapat menyebabkan berbagai masalah penyakit pada tubuh. Salah satu penyakit yang diakibatkan dari rokok yaitu radang paru-paru. Penyakit ini bukan hanya menjangkit perokok aktif melainkan perokok pasif yang sering menghirup asap rokok. Karena asap rokok yang masuk ke dalam tubuh lama-kelamaan akan mengendap dan merusak paru-paru.

3. Penderita Diabetes

Ternyata penderita diabetes memiliki risiko terkena penyakit paru-paru lebih tinggi. Hal ini dikarenakan racun yang masuk ke dalam tubuh tidak bisa diproses dengan baik oleh organ pankreas. Sehingga paru-paru akan terkena dampaknya.

4. Kekebalan Tubuh yang Lemah

Kekebalan tubuh yang lemah memudahkan bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh. Adapun seseorang yang menderita penyakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh, seperti kanker, Aids dan lainnya juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit radang paru-paru. Semakin banyak zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh maka semakin tinggi fungsi paru-paru terganggu.

5. Penderita Gagal Ginjal dan Jantung

Bagi para penderita jantung maupun gagal ginjal juga memiliki risiko terkena penyakit paru-paru. Hal ini dikarenakan penyakit jantung menimbulkan sesak nafas yang mengganggu penyerapan oksigen ke dalam paru-paru.

Gejala Radang Paru-paru

Radang paru-paru atau pneumonia bisa berkembang secara tiba-tiba maupun secara perlahan selama 24 sampai 48 jam. Untuk mengetahui kondisi kesehatan, apakah terkena penyakit paru-paru atau tidak yaitu dengan melihat gejalanya. Berikut ini merupakan gejala radang paru-paru, di antaranya yaitu:
  • Mual, muntah dan demam
  • Selera makan menurun serta diare
  • Flu dalam waktu lama
  • Lemas dan sesak nafas
  • Menggigil dan berkeringat
  • Detak jantung menjadi lebih cepat
  • Sakit pada dada ketika mengambil nafas atau batuk
  • Batuk kering atau batuk berdahak berwarna hijau, kuning disertai darah dan teksturnya kental
  • Bagi penderita lansia yang berusia di atas 65 tahun, radang paru-paru dapat terjadi tanpa disertai demam, namun bisa disertai dengan penurunan kesadaran seperti kurang waspada atau terlihat bingung.
Untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai penyakit radang paru-paru dan penyakit lainnya Anda bisa mengunjungi website atau aplikasi halodoc. Pada website tersebut Anda bisa menemukan beragam informasi kesehatan dengan fitur yang lengkap, seperti mencari obat, berkonsultasi dengan dokter dan lainnya.

Itulah 5 penyebab radang paru-paru beserta gejalanya yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui penyebab tersebut diharapkan Anda dapat menjaga kesehatan paru-paru.

Belum ada Komentar untuk "Kenali 5 Penyebab Radang Paru-Paru dan Gejalanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel